Impian Akhir Tahun. Part II : Yoga

Yoga.

Agustus lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk memelajari yoga. Tahap pertama yang dilakukan ialah menyempatakan untuk datang selama tiga kali seminggu untuk belajar teknik yoga bareng Ibu Angkat saya. Mari kita panggil dengan sebutan Ibu Hana.

Asyik? Belum tentu.

Hari pertama hasilnya adalah, sakit sebadan – badan.

 

Kali kedua datang, remukan badan terasa masih bersisa. Perjalanan ke rumah Ibu Hana yang lantai satunya merangkap sebagai studio yoga, seperti menghadapi ruangan BP di sekolah. Maunya hati sih nggak datang, karena bakal disiksa sampai kelojotan. Tapi sudah kadung terlanjur janji, ya harus ditepati. Kesakitan bagi mereka yang belajar yoga untuk pertama kali adalah hal biasa.

Yoga yang saya tekuni adalah Hatha Yoga. Tujuan utamanya adalah untuk mendalami teknik pernapasan, kelenturan dan keseimbangan badan, sekaligus berlatih fokus. Intinya, meditasi tingkat tinggi, dengan badan sehat dan bugar sebagai bonusnya. Jangan tanya yoga bisa bikin langsing atau nggak, ya? Karena itu sudah menjadi pertanyaan sejuta umat, dan bikin saya males untuk ngejawab.

Kali lain aja deh.

 

Dulunya, saya, beberapa abad yang lalu…. (percaya?) Mengira bahwa pose padma bisa dilakukan cukup dengan bersila cantik dengan kedua tangan membentuk gestur ‘oke’ dan diletakkan di atas paha.

Padahal tidak.

Cara yang sebenarnya adalah, membuat tubuh dalam keadaan bersila, pungung harus TEGAK, tulang ekor sebisa mungkin didekatkan di atas matras/lantai, dan menggunakan metode pernapasan Ujayyi. Yaitu, mengambil dan membuang napas melalui hidung dengan mulut terkatup. Pada saat mengambil napas, perut benar – benar harus terisi penuh oleh udara. Saat membuang napas, sebaliknya, perut harus dikempiskan sedemikian rupa hingga tampak seperti orang berpuasa.

Sudah selesai?

Sebentar.

 

Dalam keadaan menghirup dan membuang napas, pundak harus dalam keadaan stabil, tidak goyah, tidak bergerak naik turun. Jadi… jangan mencoba untuk membuat goyang dada getar seperti Irma Darmawangsa.

Fokus…

Cobaan yoga ternyata tidak berhenti sampai disitu, setiap gerakan asana atau pose, harus dilakukan dengan manajemen nafas yang teratur. Dari mulai stretching, bending, hingga twisting.

Cerita mengenai yoga mungkin tiada habisnya, selain karena mempunyai ratusan pose beserta manfaatnya, saya kan rencananya mau bercerita tentang impian saya menjelang akhir tahun. Dan ini mengenai yoga.

Satu, saya harus memperbaiki beberapa asana dasar. Seperti downward dog. Jika di studio, mudah mengoreksi kesalahan yang dibuat berdasarkan kaca yang tersebar hampir di seluruh sisi ruangan.

Tapi bagaimana jika saya sendirian di rumah? Tentu hasilnya beda.  Makanya, dalam yoga, apalagi pemula, sama sekali tidak dianjurkan untuk melihat pose hanya berdasarkan buku atau melalui media online. Harus ada partner atau guru yang melihat setiap gerakan kita. Gunanya untuk memperbaiki dan juga meminimalisir cedera.

Kedua, ini menyangkut kebiasaan saya merokok. Entah kenapa, selesai melakukan yoga, timbul perasaan ingin menjauhi rokok. Bahkan membencinya. Seperti rokok itu harus dijauhi karena berbahaya buat kesehatan, dan lain sebagaianya. Bagaimana tidak,yoga sendiri bertujuan untuk mem’besar’kan ruang paru – paru, dan kita mengisinya dengan asap rokok.

Tapi…

Menulis blog ini pun saya sambil merokok. Nah, semoga saja kebiasaan merokok saya bisa dihilangkan.

Ketiga, hobi saya berenang, snorkeling, ataupun diving banyak dibantu oleh yoga. Pernapasan di dalam air menjadi lebih stabil, dan terukur. Tau kapan harus menyelam lebih dalam, dan tau kapan harus naik lagi ke permukaan.

Keempat, ada beberapa pose yoga yang menjadi semacam tantangan untuk ditakklukkan. Seperti split, handstand, dan juga gerakan ekstrim lainnya. Nunggu waktu aja sih.

Kelima, saya ingin mendalami yoga, di tempatnya berasal. India.

Ini adalah rencana jangka panjang. Nggak lebih.

 

Baiklah, ketika menyelesaikan tulisan ini pun, berarti saya telah menunaikan dua kewajiban. Yaitu 300 kata perhari, dan impian akhir tahun saya.

 

Besok, saya akan bercerita mengenai… Mimpi Dalam TidurIMG_4278IMG1413216781756.

 

Iklan

2 comments

    • Blog-nya dalam persiapan tahun 2015, Om…
      Di WP aja masih newbie.
      Belum familiar dengan pitur – piturnyah.

      Yoga?
      Boleh… Yang penting Om ada ada waktu luang. Sama – sama belajar aja 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s